HostGator Web Hosting
Tampilkan postingan dengan label TIPS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TIPS. Tampilkan semua postingan

Pelecehan Seksual di Tempat Kerja, Jangan Mau Dilecehkan!!!


Link Kerja - Pelecehan seksual adalah segala tindakan seksual yang tidak diinginkan. Apakah Anda mengalami pelecehan seksual di tempat kerja?
Pelecehan seksual pada pekerja banyak terjadi dimana – mana. Di lingkungan tempat bekerja, dalam perjalanan berangkat dan pulang kerja bahkan sampai ketika Anda sampai di rumah. Bentuknya bisa macam – macam, verbal maupun non – verbal

Apa yang dimaksud dengan pelecehan seksual?

Pelecehan seksual adalah segala tindakan seksual yang tidak diinginkan, permintaan untuk melakukan perbuatan seksual, tindakan lisan atau fisik atau isyarat yang bersifat seksual, atau perilaku lain apapun yang bersifat seksual, yang membuat seseorang merasa tersinggung, dipermalukan dan/atau terintimidasi dimana reaksi seperti itu adalah masuk akal dalam situasi dan kondisi yang ada, dan tindakan tersebut mengganggu kerja, dijadikan persyaratan kerja atau menciptakan lingkungan kerja yang mengintimidasi, bermusuhan atau tidak sopan.

Dengan kata lain pelecehan seksual adalah :

  • Penyalahgunaan perilaku seksual,
  • Permintaan untuk melakukan perbuatan seksual (undangan untuk melakukan perbuatan seksual, permintaan untuk berkencan).
  • Pernyataan lisan atau fisik melakukan atau gerakan menggambarkan perbuatan seksual, (pesan yang menampilkan konten seksual eksplisit dalam bentuk cetak atau bentuk elektronik (SMS, Email, Layar, Poster, CD, dll)
  • Tindakan kearah seksual yang tidak diinginkan
  • penerima telah menyatakan bahwa perilaku itu tidak diinginkan;
  • penerima merasa dihina, tersinggung dan/atau tertekan oleh perbuatan itu; atau
  • pelaku seharusnya sudah dapat merasakan bahwa yang menjadi sasarannya (korban) akan tersinggung, merasa terhina dan/atau tertekan oleh perbuatan itu.
  • Perilaku fisik (seperti menyentuh, mencium, menepuk, mencubit, atau kekerasan fisik seperti perkosaan dll)
  • Sikap seksual yang merendahkan (seperti melirik atau menatap bagian tubuh seseorang).
  • Pelecehan seksual dapat mengakibatkan kesulitan dalam pelaksanaan tugas yang diberikan atau menyebabkan pekerja merasa dirinya bekerja dalam iklim perusahaan yang tidak harmonis, yang juga dapat menyebabkan risiko terhadap kesehatan dan keselamatan.


Siapa saja yang bisa menjadi korban pelecehan seksual di tempat kerja?

Pelecehan seksual dapat terjadi pada semua orang.  Baik laki-laki maupun perempuan dapat menjadi korban ataupun pelaku atas perilaku yang  dianggap tidak sopan, memalukan atau mengintimidasi merupakan sebuah pengujian yang obyektif, berdasarkan pertanyaan apakah seorang yang berakal sehat akan mampu mengantisipasi bahwa perilaku tersebut dapat menimbulkan efek seperti itu.

Tindakan ini dapat berlangsung antara pekerja/atasan dan seorang pekerja lain (hubungan vertikal) atau antara pekerja dengan pekerja (hubungan horizontal), antara pemberi kerja dengan pekerja kontrak atau pekerja outsourcing dan antara pekerja/penyedia jasa dengan klien/pihak ketiga. Perilaku yang tidak diingkan tersebut tidak harus berulang-ulang atau terus-menerus dan dapat berupa insiden tunggal dapat menjadi sebuah pelecehan seksual.

Apa saja jenis pelecehan seksual?

Pelecehan seksual memiliki berbagai jenis. Secara luas, terdapat lima bentuk pelecehan seksual yaitu:
  • Pelecehan fisik termasuk sentuhan yang tidak diinginkan mengarah ke perbuatan seksual seperti mencium, menepuk, mencubit, melirik atau menatap penuh nafsu.
  • Pelecehan lisan termasuk ucapan verbal/ komentar yang tidak diinginkan tentang kehidupan pribadi atau bagian tubuh atau penampilan seseorang, lelucon dan komentar bernada seksual
  • Pelecehan isyarat termasuk bahasa tubuh dan atau gerakan tubuh bernada seksual, kerlingan yang dilakukan berulang-ulang, isyarat dengan jari, dan menjilat bibir
  • Pelecehan tertulis atau gambar  termasuk menampilkan bahan pornografi , gambar, screensaver atau poster seksual, atau pelecehan lewat email dan moda komunikasi elektronik lainnya
  • Pelecehan psikologis/emosional terdiri atas permintaan-permintaan dan ajakan-ajakan yang terus menerus dan tidak diinginkan, ajakan kencan yang tidak diharapkan, penghinaan atau celaan yang bersifat seksual


Bagaimana cara mengukur tingkat kewajaran dalam pelecehan seksual di tempat kerja?

Pengukuran kewajaran dalam pelecehan seksual dapat dilihat apabila perilaku tersebut mengarah kepada tindakan pelecehan seksual sehingga mengakibatkan timbul rasa tersinggung, malu atau takut.

Unsur utama dalam pelecehan seksual adalah adanya rasa tidak diinginkan oleh korban.  Selain unsur “tidak diinginkan” tersebut, masih terdapat tindakan yang tidak sopan yang mengarah pada pelecehan seksual dan menurut kebiasaan di tempat kerja merupakan sesuatu yang dapat dikatakan sebagai tindakan pelecehan seksual.

Sedangkan tindakan atau interaksi yang berlangsung atas dasar suka sama suka bukan sesuatu yang tidak diinginkan bukan merupakan pelecehan seksual.


Adakah Undang-Undang di Indonesia yang mengatur mengenai pelecehan di tempat kerja?

Indonesia mempunyai peraturan Undang-Undang yang mengatur perihal masalah pelecehan seksual di tempat kerja secara umum. Namun, tidak ada ketentuan yang secara spesifik mengatur mengenai bentuk-bentuk pelecehan seksual, sanksi maupun cara untuk menanggulangi pelecehan seksual khususnya di tempat kerja.

Dalam UU No. 13/2003 tentang Ketenagakerjaan telah memberikan perlindungan bagi tenaga kerja yaitu dalam Pasal 86 ayat (1) yang isinya adalah : setiap buruh mempunyai hak untuk memperoleh perlindungan atas (a) keselamatan dan kesehatan; (b) moral dan kesusilaan; dan (c) perlakuan yang sesuai dengan harkat dan martabat manusia serta nilai-nilai agama.

Unsur penting dari pelecehan seksual adalah adanya ketidakinginan atau penolakan pada apapun bentuk-bentuk perhatian yang bersifat seksual. Apabila perbuatan tidak dikehendaki oleh si penerima perbuatan tersebut maka perbuatan itu bisa dikategorikan sebagai pelecehan seksual sebagaimana diatur dalam pasal percabulan. Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) secara umum (Lex Generalis) juga dapat dijadikan landasan dengan ancaman hukuman seperti yang diatur dalam Pasal pencabulan 289-299. Mengenai perbuatan cabul di tempat kerja, terutama bila dilakukan oleh atasan dapat kita temui ketentuannya dalam Pasal 294 ayat 2 angka 1 KUHP yaitu diancam dengan pidana penjara paling lama 7 (tujuh) tahun pejabat yang melakukan perbuatan cabul dengan orang yang karena jabatan adalah bawahannya, atau dengan orang yang penjagaannya dipercayakan atau diserahkan kepadanya.

Jika saya menjadi korban pelecehan seksual, apa yang harus saya lakukan?

Disarankan bahwa Anda harus mengikuti langkah-langkah dibawah ini, setiap kali Anda mengalami pelecehan seksual.

Anda perlu menjelaskan kepada si pelaku pelecehan seksual bahwa Anda tidak menginginkan perbuatan seksual tersebut/ perbuatan seksual tersebut mengganggu Anda
jika Anda malu atau takut untuk membuat surat pengaduan atas pelecehan seksual yang bersifat resmi, ceritakan dan beritahukan masalah pelecehan seksual yang Anda alami dengan beberapa rekan kerja Anda sekantor yang dapat dipercaya.
Jika Anda ingin mengajukan keluhan secara informal, Anda dapat melaporkan kejadian ini kepada supervisor atau panitia Serikat Pekerja yang ada di perusahaan Anda.
Anda juga dapat membuat surat pengaduan resmi kepada atasan Anda, dan perwakilan dari Serikat Pekerja yang terkait dengan pembuatan Perjanjian Kerja Bersama atau ke Dinas Tenaga Kerja. 
Untuk mengajukan keluhan resmi, Anda memiliki tiga pilihan:

a.      Melaporkan kejadian tersebut kepada Serikat Pekerja dalam perusahaan Anda
b.      Melapor langsung kepada Dinas Tenaga Kerja atau Lembaga Bantuan Hukum
c.       Melapor langsung kepada Polisi

Jika Anda tidak puas dengan keputusan komite penyelidikan yang berwenang (dalam organisasi Anda), Anda dapat naik banding ke Pengadilan Negeri.
Jika Anda masih dirugikan oleh keputusan Pengadilan Negeri, Anda dapat membuat representasi kepada Gubernur untuk keadilan.
*Opsi banding yang tersedia bagi semua pihak yaitu, baik terdakwa dan korban dapat mengajukan banding atas keputusan.

Bagaimana cara melaporkan pelecehan seksual di tempat kerja?

Pembuktian dalam hukum pidana adalah berdasarkan Pasal 184 UU No. 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana (“KUHAP”), menggunakan lima macam alat bukti, yaitu:
  1. Keterangan saksi
  2. Keterangan ahli
  3. Surat
  4. Petunjuk
  5. Keterangan terdakwa.

Sehingga, apabila terjadi pelecehan seksual, bukti-bukti di atas dapat digunakan sebagai alat bukti. Untuk kasus terkait percabulan atau perkosaan, biasanya menggunakan salah satu alat bukti surat berupa Visum et repertum sebagaimana diatur dalam Pasal 187 huruf c KUHAP dan Pasal 133 ayat 1 KUHAP.

Visum et repertum adalah surat keterangan/laporan dari seorang ahli mengenai hasil pemeriksaannya terhadap sesuatu, misalnya terhadap mayat dan lain-lain dan ini dipergunakan untuk pembuktian di pengadilan.

Apabila visum memang tidak menunjukkan adanya tanda kekerasan, maka sebaiknya dicari alat bukti lain yang bisa membuktikan tindak pidana tersebut. Pada akhirnya, Hakim yang akan memutus apakah terdakwa bersalah atau tidak berdasarkan pembuktian di pengadilan

Bagaimana cara perusahaan melakukan pencegahan terhadap kasus pelecehan seksual yang terjadi di tempat kerja?

Pencegahan merupakan  alat paling efektif yang dapat digunakan oleh pengusaha untuk menangani pelecehan seksual di tempat kerja. 
Tindakan pencegahan termasuk:
  • Komunikasi : dilakukan dengan sosialisasi tentang pelecehan seksual melalui LKS Bipartit, LKS Tripartit dan berbagai media cetak dan elektronik.
  • Edukasi : dilakukan melalui  program orientasi dan pengenalan kepada staff baru, ceramah agama, atau kegiatan-kegiatan tertentu seperti yang terprogram.
  • Pelatihan : menyediakan pelatihan khusus di tingkat penyelia dan managerial dan pelatih untuk mengenali masalah-masalah pelecehan dan pencegahan, pelatihan bagi Tim Penanggulangan Pelecahan Seksual.
  • Mendorong perusahaan untuk membangun komitmen pelaksanaan pencegahan pelecehan Seksual di lingkungan kerja termasuk pemberian sanksi dan tindakan disiplin lainnya dengan adanya :
    1. Kebijakan Perusahaan
    2. Perjanjian Kerja/Peraturan Perusahaan/Perjanjian Kerja Bersama

Penyebar luasan informasi mengenai kebijakan dan mekanisme pencegahan pelecehan seksual kepada pekerja dan penyelia merupakan hal yang penting. Selain itu, pengusaha diharapkan menyediakan suatu program untuk pekerja/buruh dan penyelia agar dapat diberi edukasi mengenai pelecehan seksual.  Untuk itu, semua pihak harus mempunyai kepedulian yang tinggi  terhadap cara-cara untuk menciptakan lingkungan kerja yang produktif dan bebas dari pelecehan seksual.

Pemerintah baik pusat maupun pemerintah daerah memastikan adanya petunjuk tentang pedoman ini dan contoh-contoh kebijakan penanganan pelecehan seksual di perusahaan yang dapat diakses oleh para pemberi kerja.  Sementara itu, pemberi kerja perlu menyertakan informasi tentang pelecehan seksual dalam program-program orientasi, pendidikan dan pelatihan bagi pekerja/buruh. Sedangkan Serikat Pekerja harus menyampaikan informasi tentang pelecehan seksual dalam program-program pendidikan dan latihan yang dimilik bagi anggotanya.

Apa yang harus kita lakukan untuk mencegah terjadinya pelecehan seksual?

Sebelum masuk kerja, kita akan diberikan Surat Perjanjian Kerja Bersama dan Peraturan perusahaan. BACA baik – baik! Biasanya dalam peraturan perusahaan tertulis peraturan yang jelas mengenai pelecehan seksual (pengertian tentang apa yang dimaksud dengan pelecehan seksual, prosedur pengaduan, dan sanksi-sanksi yang akan dijatuhkan kepada para pelaku, bantuan yang bisa diperoleh si korban dan jaminan bahwa pengaduan yang dilakukan bersifat rahasia).
Berani katakan TIDAK untuk setiap ajakan yang berkonotasi seksual.
Ada kalanya laki – laki tergugah untuk melakukan pelecehan seksual karena perempuan. Jadi pastikan anda memakai pakaian yang sopan dan tertutup saat bekerja, gunakan bahasa yang santun dalam berbicara, jangan melakukan kegiatan yang mengundang para lelaki untuk melakukan pelecehan seksual.
Bila pelecehan telah terjadi catat semua bukti komunikasi (sms,surat,log handphone), waktu,tempat,saksi. Laporkan pada pihak yang berwenang di perusahaan. Bila tidak mendapat jawaban/reaksi, laporkan ke pihak yang berwajib/kepolisian.

Sumber :
International Labor Organization (ILO) : Pedoman Pelecehan Seksual di Tempat Kerja.
Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Tenaga Kerja.
Undang-Undang No. 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana
Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (Wetboek van Strafrecht, Staatsblad 1915 No.73)

Wawancara Cerdas. Anda Bertanya, Saya Menjawab.




LINK Kerja Jika Anda melakukan tes wawancara ini, Anda akan memiliki gambaran tentang seberapa bagus Anda menjawab pertanyaan-pertanyaan yang sering diajukan dalam wawancara kerja. Baik Anda adalah orang yang baru pertama kali mengikuti wawancara maupun yang sudah berpengalaman.


Jawaban klise gampang sekali ditebak, karena merupakan jawaban yang sering dilontarkan banyak orang.


Contoh pertanyaan sang pewawancara: “Apa yang Anda cari dalam pekerjaan baru Anda nantinya?”
Jawaban klise: “Saya ingin bekerja pada perusahaan yang berorientasi pada pertumbuhan, sehingga saya dapat menggunakan kemampuan saya dan belajar serta dapat mengembangkan kemampuan-kemampuan baru."

Instruksi

Setiap pertanyaan pewawancara akan diikuti dengan 3 pilihan jawaban, yakni (A), (B), dan (C). Tugas Anda adalah memilih jawaban yang Anda anggap paling efektif dalam setiap situasi. Pilihlah jawaban yang Anda anggap paling kuat. Ketika Anda mencermati setiap pilihan, berpikirlah dengan cara sang pewawancara berpikir. Dari jawaban tersebut akan terpampang informasi mendalam tentang kemampuan dan pengalaman si calon karyawan.
Setelah menyelesaikan tes ini, cek jawaban yang telah Anda pilih. Kemudian lihatlah skor Anda dan kategori peringkat kemampuan tes wawancara Anda.

Abaikanlah hasil tes pertama Anda, lalu lakukanlah tes kedua dan lihatlah apakah Anda dapat meningkatkan skor wawancara Anda. Dengan mempelajari beberapa kali contoh-contoh yang diberikan di artikel ini, Anda akan menjadi terbiasa dengan jenis-jenis pertanyaan yang nantinya mungkin akan Anda hadapi dan memberi Anda gagasan tentang jawaban-jawaban yang paling kuat untuk pertanyaan-pertanyaan itu.

Cobalah untuk membaca ulang tes wawancara Anda satu hari sebelum Anda menjalani wawancara kerja yang sesungguhnya untuk menyegarkan kembali ingatan Anda, tetapi yang terpenting adalah hal apa yang membuat suatu jawaban menjadi sebuah jawaban yang paling kuat.

Setelah Anda puas dengan skor yang berhasil Anda capai, Anda akan siap untuk menyusun cerita Anda sendiri.

PERTANYAAN PEWAWANCARA

1. "Mari kita mulai dengan menceritakan tentang siapa Anda."

Pilihlah jawaban yang paling kuat.

(A) Saya lahir di Bandung. Ibu saya usaha katering dan ayah saya seorang dosen. Selepas SMA saya kuliah di UGM jurusan akuntansi. Saya sudah bekerja selama 5 tahun di perusahaan asing sebagai asisten auditor. Kemudian saya pindah ke bank swasta nasional dan bekerja 2 tahun sebagai auditor internal. Dan di perusahaan terakhir ini saya baru bekerja selama setahun sebagai manajer keuangan.

(B) Saya pernah bekerja di bidang pelayanan pelanggan selama 7 tahun. Dalam pekerjaan terakhir, saya memimpin sebuah tim beranggotakan 8 orang. Saya memiliki kemampuan komunikasi dan hubungan antarpersonal yang luar biasa, dan itulah yang memungkinkan saya bekerja dengan orang banyak pada beragam tingkatan. Saya punya latar belakang bekerja di perusahaan besar maupun kecil. Keunggulan saya adalah kemampuan dalam mengorganisasi dan mengoordinasikan proyek untuk memastikan agar tenggat waktu terpenuhi.

(C) Senang sekali. Apakah Anda ingin mengetahui kehidupan pribadi saya atau pengalaman kerja saya? Mana yang Anda inginkan?

EVALUASI JAWABAN

Jawaban Terkuat

(B) Jawaban ini paling kuat karena ia menampilkan ringkasan yang bagus tentang apa yang harus Anda tawarkan. Sang pewawancara mengetahui berapa tahun pengalaman Anda, jenis-jenis perusahaan di mana Anda pernah bekerja, dan apa yang menjadi keunggulan Anda berkaitan dengan pekerjaan itu. Di dalam jawaban itu juga terdapat kombinasi antara kemampuan berbasis pengetahuan, kemampuan yang dapat ditransfer (transferable skills) dan watak pribadi Anda. Di sini tampak bahwa Anda sedang berupaya menampilkan kesan yang bagus tentang diri Anda.

Jawaban Pertengahan

(A) Jawaban ini benar adanya, namun tidak sekuat jawaban (B). Ini adalah model jawaban yang mengacu pada resume atau CV: "Saya lahir, masuk universitas, dan bekerja." Akan lebih bagus jika Anda memberikan informasi yang lebih detail dan spesifik, seperti jenis perusahaan tempat Anda pernah bekerja. Jawaban yang ideal berisi gambaran yang ringkas dan padat tentang diri Anda sekarang ini.

Jawaban Terlemah

(C) Ini jawaban paling umum namun lemah. Jawaban ini tidak menunjukkan persiapan atau perencanaan sesuai yang ingin diketahui pewawancara.

BERILAH PENILAIAN PADA DIRI ANDA

Bila Anda memilih jawaban (B), beri nilai diri Anda 5 poin.
Bila Anda memilih jawaban (A), beri nilai diri Anda 3 poin.
Bila Anda memilih jawaban (C), beri nilai diri Anda 0 poin.

Untuk pencerahan seputaran kerja silahkan cek Tips - Info

2. "Mengapa Anda meninggalkan—atau mengapa Anda berencana meninggalkan—pekerjaan terakhir Anda?"

Pilihlah jawaban yang paling kuat.

(A) Perusahaan melakukan reorganisasi, dan departemen saya dihapus. Pekerjaan mulai membingungkan, dan itu tidaklah mengejutkan. Saya menyukai pekerjaan saya dan orang-orang yang bekerja dengan saya, sehingga saya berharap hal itu tidak mempengaruhi kami, tetapi sayangnya kami semua harus pergi. Saya akan mencari pekerjaan yang sama dengan pekerjaan itu.

(B) Saya sedang mencari tantangan baru. Saya telah bekerja di perusahaan itu selama 2 tahun dan tidak mendapati pekerjaan itu semenarik yang pernah saya lakukan. Saya mencari sebuah perusahaan di mana saya dapat menghadapi tantangan-tantangan baru dan berkembang. Pekerjaan saya yang sekarang ini benar-benar sudah buntu bagi saya.

(C) Karena tidak ada peluang lagi di perusahaan itu, saya akhirnya memutuskan bahwa inilah waktunya untuk mencari pekerjaan baru. Saya telah menetapkan beberapa jenjang karir untuk diri saya dan itu tidak dapat saya capai di perusahaan itu. Yang saya cari adalah sebuah pekerjaan di perusahaan besar di mana saya dapat memberikan kontribusi, namun juga dapat menjajaki jalan karir yang memiliki lebih banyak tanggung jawab.

EVALUASI JAWABAN

Jawaban Terkuat

(A) Inilah jawaban terkuat, bukan karena perampingan itu, melainkan adanya kesan kemantapan. Anda menyukai apa yang Anda lakukan dan berharap perampingan itu tidak terjadi. Dengan kata lain, jika masalah itu tidak berada di luar kendali Anda, Anda masih beradai di sana. Jawaban ini mengisyaratkan adanya sikap yang bagus terhadap kejadian yang tidak menguntungkan.

Jawaban Pertengahan

(C) Ini jawaban yang dapat diterima. Memang alamiah mencari tanggung jawab yang lebih, sebagaimana halnya dapat diterima untuk meninggalkan sebuah pekerjaan. Seorang pewawancara yang ahli akan melanjutkannya dengan pertanyaan tentang tujuan-tujuan karir Anda dan mengapa Anda beranggapan hal itu dapat Anda peroleh di perusahaan yang baru. Sudah siapkah Anda untuk menjawab pertanyaan itu?

Jawaban Terlemah

(B) Inilah jawaban terlemah karena terdengar klise. Salah satu jawaban paling umum untuk pertanyaan ini adalah bahwa Anda "sedang mencari tantangan." Seorang pewawancara mungkin akan beranggapan bahwa jika Anda bosan pada pekerjaan terakhir, Anda akan menganggap pekerjaan ini juga membosankan, atau setidaknya tidak cukup "menantang" lagi.

BERILAH PENILAIAN PADA DIRI ANDA

Bila Anda memilih jawaban (A), beri nilai diri Anda 5 poin.
Bila Anda memilih jawaban (C), beri nilai diri Anda 3 poin.
Bila Anda memilih jawaban (B), beri nilai diri Anda 0 poin.

Untuk pencerahan LINK kerja silahkan cek Tips - Info

3. "Mengapa Anda ingin bekerja di sini?"

Pilihlah jawaban yang paling kuat.

(A) Saya melakukan riset dan memilih perusahaan-perusahaan yang paling membuat saya tertarik, dan perusahaan Anda berada di puncak daftar saya. Saya melakukan riset itu berdasarkan reputasi perusahaan, tingkat kehandalan produknya, dan stabilitas industri. Demikian juga bagaimana karyawan-karyawannya memandang pekerjaan di perusahaan itu. Saya melakukan pekerjaan yang terbaik ketika tujuan dan nilai-nilai saya selaras dengan tujuan dan nilai-nilai perusahaan. Saya tahu bahwa saya dapat menyesuaikan diri dengan kultur perusahaan dan memiliki banyak kontribusi.

(B) Saya melihat lowongan kerja itu di internet. Pekerjaan ini sangat tepat untuk keahlian dan kemampuan saya. Saya melihat ini sebagai kesempatan nyata untuk menemukan tantangan. Saya ingin bekerja untuk perusahaan di mana saya dapat tumbuh, berkembang, dan tertantang. Saya mencari perusahaan dengan catatan finansial yang solid dan prestasi industri—seperti perusahaan Anda. Saya tahu saya akan cocok di sini dan mampu "menyatu sampai ke dasar."

(C) Ketika saya melihat lowongan itu di koran, saya sadar itulah pekerjaan yang tepat untuk saya. Saya adalah penggemar produk kain Anda dan selalu membelinya di toko. Saya akan senang sekali dapat bekerja di sini. Sangat penting bagi saya bahwa perusahaan tempat saya bekerja mempunyai reputasi dan produk yang bagus. Saya melihat ini sebagai kesempatan besar bagi saya untuk bekerja di perusahaan besar yang benar-benar saya kagumi.

EVALUASI JAWABAN

Jawaban Terkuat

(A) Inilah jawaban paling kuat, karena menggambarkan perencanaan dan kontrol di pihak Anda. Bukan sekadar sikap "ada lowongan dan saya akan melamar." Anda menunjukkan bahwa Anda mengetahui apa yang Anda inginkan dan bagaimana Anda mendapatkannya. Anda memilih perusahaan ini dengan melakukan riset dan mengecek bagaimana karyawan menilai perusahaan itu. Jawaban ini menunjukkan keyakinan pada keahlian dan kemampuan Anda untuk menyesuaikan diri dengan kultur perusahaan tersebut. Namun harus diperhatikan, terlalu percaya diri (over confidence) bisa menimbulkan masalah besar sebagaimana kekurangan kepercayaan diri.

Jawaban Pertengahan

(C) Inilah jawaban yang sangat umum. Jawaban ini memberi tekanan pada "Anda" dan apa yang bisa Anda dapatkan dari peluang itu. Meskipun menjadi pengagum atau pelanggan sebuah perusahaan adalah bagus dari kacamata konsumen, namun akan lebih kuat jika Anda menambahkan hal-hal spesifik yang Anda kagumi, misalnya favorit yang mereka buat atau cara mereka mengalahkan kompetitor—sesuatu yang mengindikasikan bagaimana peran Anda sebagai konsumen memiliki kaitan dengan pekerjaan yang Anda cari. Menjadi pengagum atau pelanggan tidak memberi nilai tambah dari kacamata pewawancara. Sedikit merayu tidak apalah, namun ingat Anda sedang melihat sisi bisnis itu bukan dari sisi konsumen.

Jawaban Terlemah

(B) Inilah terlemah. Penekanan ada pada "Apa tujuan Anda—mencari tantangan, tumbuh, dan berkembang." Dasar dari proses wawancara adalah "Apa yang dapat Anda lakukan terhadap perusahaan?" bukan "Apa yang dapat dilakukan perusahaan untuk Anda?"

BERILAH PENILAIAN PADA DIRI ANDA

Bila Anda memilih jawaban (A), beri nilai diri Anda 5 poin.
Bila Anda memilih jawaban (C), beri nilai diri Anda 3 poin.
Bila Anda memilih jawaban (B), beri nilai diri Anda 0 poin.

4. "Apa tujuan yang hendak Anda capai?"

Pilihlah jawaban yang paling kuat.

A). Tujuan saya adalah bekerja untuk perusahaan di mana saya dapat tumbuh dan akhirnya menjadi seorang manajer marketing. Saya ingin memimpin sebuah tim yang terdiri dari orang-orang terampil dan memiliki pengaruh besar terhadap perusahaan. Saya tertarik pada perusahaan yang berpikiran ke depan dan berorientasi pada pertumbuhan.

B). Saya ingin bekerja di sebuah departemen yang mempercayai pelatihan lintas fungsi. Saya beranggapan bahwa itulah cara terbaik untuk belajar dan melihat gambaran yang lebih besar dalam sebuah perusahaan. Pada akhirnya, saya berharap kembali ke sekolah untuk mendapatkan gelar MBA. Saya pikir itu akan memperluas ilmu saya, sehingga suatu hari saya dapat memiliki perusahaan konsultan sendiri, yang bekerja secara nasional maupun internasional.

C). Saya membagi tujuan ke dalam tujuan-tujuan jangka pendek dengan tujuan jangka panjang di kepala. Saat ini saya mencari sebuah posisi dalam sebuah perusahaan dengan catatan prestasi yang solid. Saya ingin memberikan kontribusi pengalaman-pengalaman saya di bidang ini. Tujuan jangka panjang akan bergantung pada perjalanan karir yang ada di perusahaan ini. Idealnya, saya ingin berkembang secara progresif dalam sebuah perusahaan.

EVALUASI JAWABAN

Jawaban Terkuat

C). Inilah jawaban terkuat di antara tiga pilihan. Karena ini adalah pertanyaan terbuka, tidak ada jawaban benar atau salah. Jawaban ini adalah yang terbaik karena sifatnya yang terbuka atas peluang pertumbuhan, namun tidak membuat tujuan Anda tampak tidak realistis, kaki atau spesifik.

Jawaban Pertengahan

A). Masalah yang berkaitan dengan jawaban ini adalah terlalu spesifik dan dapat menjadi faktor yang tidak menguntungkan jika perusahaan tidak memiliki jenjang karir yang memungkinkan seorang karyawan mencapai tujuan ini. Lebih baik Anda menghindari jawaban-jawaban yang sempit atau tidak fleksibel.

Jawaban Terlemah

B). Jawaban ini awalnya bagus, namun kemudian agak senonoh. Meski jujur, jawaban ini akan mengecewakan sang pewawancara. Pihak perusahaan sedang mencari seseorang yang bersedia bertahan dan memberikan kontribusi pada perusahaan. Bukanlah tujuan perusahaan itu untuk menyewa seseorang dan melatihnya untuk menjadi pesaing di kemudian hari.

BERILAH PENILAIAN PADA DIRI ANDA

Bila Anda memilih jawaban (C), beri nilai diri Anda 5 poin.
Bila Anda memilih jawaban (A), beri nilai diri Anda 3 poin.
Bila Anda memilih jawaban (B), beri nilai diri Anda 0 poin.

5. "Apa keunggulan yang Anda miliki?"

Pilihlah jawaban yang paling kuat.

A). Keunggulan saya adalah keahlian mengelola sumber daya manusia. Saya suka bekerja dengan orang banyak dan membantu mereka menyelesaikan persoalan. Pelanggan sangat penting bagi saya, dan saya pun mengatakan hal itu kepada mereka. Saya menerima banyak umpan balik yang positif tentang keahlian saya dari para pelanggan.

B). Keunggulan saya adalah kombinasi antara keahlian teknis dan kemampuan untuk bekerja dengan beragam pelanggan. Saya memandang diri saya sebagai ahli pengumpul data, tetapi apa yang membuat daya saing saya adalah kemampuan untuk bekerja secara langsung dengan para pelanggan dan mencari akar persoalan. Saya mampu mengolah permasalahan-permasalahan yang rumit ke dalam bahasa yang sederhana dan mudah dipahami, sehingga pelanggan dapat memahami apa yang saya katakan. Selama 2 tahun terakhir ini saya telah menerima penghargaan di bidang pelayanan pelanggan.

C). Saya memiliki latar belakang yang kuat dalam pelayanan kepada konsumen. Baik konsumen internal maupun eksternal. Saya dapat membanggakan kemampuan yang saya miliki dalam hal bekerja dengan orang banyak dan menyelesaikan persoalan. Selama 2 tahun terakhir ini saya telah terpilih sebagai tenaga pelayanan pelanggan terbaik setiap kwartal.

EVALUASI JAWABAN

Jawaban Terkuat

B). Ini adalah jawaban yang paling kuat karena ia memberi gambaran luas tentang apa yang Anda bawa untuk posisi tersebut. Bukan hanya yang disyaratkan keahlian teknis—tetapi juga nilai tambah dari kemampuan Anda untuk bekerja secara langsung dengan konsumen. Demikian juga kemampuan yang kuat untuk menyampaikan informasi teknis dalam konteks makna sederhana dalam ketatnya persaingan kerja. Sangatlah perlu bagi Anda untuk memikirkan keunggulan Anda lebih dari sekadar memenuhi kualifikasi. Apa lagi yang dapat Anda tawarkan yang tidak dapat ditawarkan kandidat lain. Semakin banyak keahlian yang Anda masukkan dalam jawaban Anda, semakin banyak informasi yang akan dinilai sang pewawancara baik yang menjadi prasyarat atau di luar itu.

Jawaban Pertengahan

C). Meskipun jawaban ini kuat, namun tidak sekuat jawaban (B). Jawaban ini bagus, karena memberitahukan kepada sang pewawancara bahwa Anda memiliki kemampuan yang kuat untuk bekerja dengan konsumen internal dan eksternal, serta menyelesaikan segala persoalan. Jawaban ini akan lebih kuat jika Anda menggabungkannya dengan beberapa keahlian yang berasal dari pengalaman atau pengetahuan Anda, seperti pengetahuan tentang industri atau produk.

Jawaban Terlemah

A). Ini adalah jawaban yang sangat umum, yang dapat digunakan dalam posisi apa pun. "Saya suka berbagi dengan orang, telah terbiasa membantu orang lain menyelesaikan masalah," juga merupakan konsep yang terlalu umum untuk membuat kesan bagus pada sang pewawancara.

BERILAH PENILAIAN PADA DIRI ANDA

Bila Anda memilih jawaban (B), beri nilai diri Anda 5 poin.
Bila Anda memilih jawaban (C), beri nilai diri Anda 3 poin.
Bila Anda memilih jawaban (A), beri nilai diri Anda 0 poin.
6. "Apa kelemahan terbesar Anda?"

Pilihlah jawaban yang paling kuat.

A). Kelemahan bukanlah sesuatu yang menjadi pikiran saya. Saya menyadari, saya dapat meningkatkan kesabaran saya pada saat bekerja dengan orang yang tidak memiliki kesamaan langkah dengan saya. Saya suka membantu anggota tim yang punya masalah. Saya justru dapat bergerak maju daripada menjadi seorang yang frustasi dan tidak melakukan apa pun.

B). Saya adalah seseorang yang suka melakukan pekerjaan dengan benar sejak awal. Saya akan menjadi sangat frustrasi ketika pekerjaan orang lain mempengaruhi kemampuan saya untuk melakukan pekerjaan dengan benar. Saya biasanya bekerja dengan mencoba untuk lebih memahami dan menyimpulkan suatu masalah sebelum saya memberikan pendapat atau keputusan.

C). Kelemahan saya adalah bekerja terlalu keras untuk menyelesaikan pekerjaan dengan baik. Karena dengan beban kerja yang ada saya harus bekerja tiap malam dan tiap pekan agar pekerjaan saya selesai tepat waktu. Saya mencoba untuk bekerja secara bijak, cerdas, bukan keras.

EVALUASI JAWABAN

Jawaban Terkuat

A). Di dalam jawaban ini terdapat penjelasan yang amat sungguh-sungguh dan jujur. Saat pemikiran ke masa depan tertuang dalam jawaban ini. Jawaban ini juga menunjukkan keinginan Anda untuk melakukan perbaikan dan tindakan apa yang Anda butuhkan untuk menyelesaikan persoalan dalam pekerjaan.

Jawaban Pertengahan

B). Ini bukanlah suatu jawaban yang buruk. Bagaimanapun, sang pewawancara akan mengira bahwa Anda adalah orang yang mandiri dan sempurna, dan hal itu dapat menyebabkan suatu masalah. Hindari mengeluarkan pernyataan yang bersifat pribadi, yang di kemudian hari dapat menyulitkan diri Anda untuk menuju ke perubahan. Dalam menjawab pertanyaan, hal terbaik adalah menunjukkan sesuatu yang dapat memperbaiki kelemahan Anda dalam bekerja: "Saya dapat melakukannya."

Jawaban Terlemah

C). Ini adalah sebuah jawaban yang sangat kuno dan sepantasnya dihindari "bekerja terlalu keras". Ini adalah sebuah pemikiran yang kedengarannya lucu. Sang pewawancara mungkin akan peduli tentang bagaimana Anda bekerja keras, apakah karena beban kerja yang terlalu berat atau karena kebiasaan malas bekerja Anda.

BERILAH PENILAIAN PADA DIRI ANDA

Bila Anda memilih jawaban (A), beri nilai diri Anda 5 poin.
Bila Anda memilih jawaban (B), beri nilai diri Anda 3 poin.
Bila Anda memilih jawaban (C), beri nilai diri Anda 0 poin.

Untuk pencerahan LINK kerja silahkan cek Tips - Info

Anda tidak sempat Berolahraga?? Ini 10 Tips cara Olahraga di Meja Kerjamu


LINK Kerja - Menjaga tubuhmu tetap fit membutuhkan kira-kira 30 menit aktivitas fisik sedang lima kali sehari atau 20 menit aktivitas berat sebanyak tiga kali sehari. Sayangnya, kira-kira kamu menghabiskan 40-45 jam di kantor setiap minggunya, sehingga mungkin kamu sudah terlalu lelah untuk berolahraga di rumah atau gym. Untungnya ada ratusan cara berolahraga ringan di kantor tanpa meninggalkan meja, yang dapat kamu lakukan di sela-sela jam kerja.

Ayo praktekkan latihan ringan ini di atas kursi kerja Anda :


  • Peregangan Leher
Mulailah dengan peregangan leher yang mudah namun dapat mengurangi sakit punggung. Caranya adalah miringkan kepalamu sehingga telinga menyentuh bahu dan tahan selama beberapa detik. Kamu juga bisa berdiri di depan pintu dan merentangkan tangan sehingga kedua tanganmu menyentuh kusen pintu, kemudian berjalan sampai kamu merasakan peregangan di bagian dada. Terakhir, letakkan tangan di pinggang kemudian lengkungkan tubuhmu ke belakang.
  • Peregangan Telapak Tangan
Berdiri di depan mejamu. Letakkan kedua tanganmu di atas meja, dengan posisi jari-jari menghadap ke arahmu. Kemudian, turunkan tubuhmu perlahan hingga kamu merasakan peregangan. Tahan selama 15 detik, kemudian kembali berdiri tegak.
  • Melayang di Atas Kursi
Duduklah bersila di atas kursimu. Letakkan kedua tangan di masing-masing pegangan tangan, tahan perutmu, dan angkat tubuhmu beberapa senti di atas kursi menggunakan kekuatan otot perut, lengan, dan tangan. Tahan selama 10 sampai 20 detik, turun, istirahatlah 30 detik, kemudian ulangi lima kali.
  • Peregangan Kaki
Duduk di kursimu dan panjangkan satu kaki lurus di depanmu. Tahan posisi tersebut selama dua detik, kemudian naikkan setinggi mungkin. Tahan lagi dua detik, kemudia turunkan kakimu secara perlahan ke posisi semua. Ulangi 15 kali untuk masing-masing kaki.
  • Peregangan Tulang Belakang
Duduk tegak di kursimu dan angkat kedua tanganmu ke atas. Letakkan tangan kirimu di atas meja, sentuh bagian belakang kursimu dengan tangan kanan, dan putar perlahan ke arah kanan. Tahan selama 10 detik, lalu kembali ke posisi semula, dan angkat kedua tanganmu ke atas lagi. Ulangi ke arah sebaliknya.
  • Push Up di Meja
Berdiri beberapa langkah di depan mejamu dengan kaki rapat. Letakkan telapak tanganmu di tepi meja, beri jarak selebar bahu seperti jika kamu hendak melakukan push up biasa. Bawa dadamu turun ke dekat sisi meja seperti melakukan push up. Ulangi 20 kali.
  • Invisible Chair
Berdiri di depan kursimu dengan kedua kaki terbuka selebar pinggang. Letakkan tangan di pinggang dan turunkan tubuhmu hingga beberapa senti di atas kursi. Lalu, duduklah perlahan-lahan. Ulangi 20 kali.
  • Peregangan Bahu
Duduk tegak di kursimu dan lipat lengan kirimu, letakkan di belakang punggung dengan telapak tangan menghadap ke atas. Angkat tangan kananmu ke atas dan tekuk, sehingga menyentuh telapak kanan kirimu. Jika kamu bisa, tahan 10 detik, namun jika tidak bisa, jangan dipaksakan. Pegang saja bajumu.
  • Peregangan Trisep
Berdirilah membelakangi mejamu dengan bokong menempel pada sisi meja, kemudian letakkan telapak tanganmu di pinggir meja. Rapatkan kakimu, tekuk siku, dan bawa badanmu turun. Tahan selama 10 detik, kemudian naik lagi. Ulangi 20 kali.
  • Peregangan Tangan
Duduk tegak di kursimu dan angkat kedua tanganmu. Genggam pergelangan tangan kananmu dengan tangan kiri dan tarik untuk meregangkan tubuh bagian kananmu. Tahan posisi ini selama 10 detik, sebelum kembali ke posisi semua. Lakukan hal yang sama dengan tangan lainnya dan ulangi masing-masing 5 kali tiap sisi.

Ide-ide latihan mudah ini membuatmu dapat berolahraga tanpa meninggalkan kantor. Selain mudah, tubuhmu akan bugar dan fit jika kamu melakukan latihan-latihan ini. Ayo, berani coba?

Ini 5 Pekerjaan yang Cocok untuk Anda si Petualang


LINK Kerja - Apakah kamu merasa bosan harus menghabiskan jam kerja hanya di meja kantor saja? Apakah kamu memimpikan menghabiskan hari di sebuah pantai dengan semilir angin sejuk? Jika iya, tandanya kamu harus sudah mulai mengambil cuti dan pergi liburan atau langkah simple-nya kamu bisa memilih pekerjaan yang tidak harus menghabiskan waktu di kantor.

Pantai dan gunung merupakan tempat bagi mereka yang berjiwa petualang, bahkan tak jarang dijadikan tempat mereka bekerja. Bagi mereka, waktu makan siang dapat dihabiskan di kedai kopi dengan interior sangat artistik yang sedang happening di kota tersebut dan mereka termasuk golongan yang mendapat cuti sepanjang harinya. Terdengar seperti mimpi bukan? Di saat kita harus bekerja selama 8 jam di dalam gedung, beberapa orang dapat menyelesaikan pekerjaannya di alam terbuka dengan semilir angin segar. Jika kamu merasa mulai lelah dengan kemacetan dan politik yang terjadi di kantor, kamu bisa lho memilih pekerjaan yang tak perlu menghabiskan seharian waktu di kantor.

Merancang sebuah trip, terlebih lagi perjalanan dinas ke luar negeri tentulah membutuhkan persiapan yang matang dan banyak. Diantaranya kamu harus memperhitungkan tempat tinggal di negara tersebut, persiapan pembuatan visa dan merancang itinerary perjalanan. Saat mendengar kabar akan ditugaskan ke luar kota atau bahkan ke luar negeri kamu mungkin akan merasa senang dan mulai terbayang tempat wisata apa saja yang bisa dikunjungi saat di sana. Namun sayangnya, menurut pengakuan beberapa orang, tak banyak orang yang bisa mengunjungi wish-list­ tempat wisata yang telah mereka lancar. Hal ini dikarenakan mereka sedang pergi untuk bekerja, bukan pergi untuk berlibur.

Eits… tapi jangan sedih dulu. Ada beberapa orang yang menjadikan bekerja dan berlibur menjadi gaya hidup dan bahkan profesi baru.
Bekerja disaat kamu sedang berlibur sepertinya merupakan satu-satunya jalan keluar di saat kamu merencanakan untuk traveling dalam jangka waktu yang lama. Kamu tidak perlu lagi khawatir kehabisan uang karena selama kamu bekerja kamu bisa menjelajahi banyak tempat yang diinginkan.

Apakah kamu tertarik untuk hidup seperti modern non-maden ini? Simak beberapa pilihan karier yang dapat membantu mewujudkan impian tersebut.
  • Pemandu Wisata
Dengan semakin banyaknya maskapai penerbangan yang menawarkan promo tiket murah otomatis industri pariwisata akan semakin meningkat dan juga permintaan akan pemandu wisata pastinya akan meningkat. Apabila kamu termasuk yang senang berbicara dengan banyak orang, mahir dalam story telling dan penggemar sejarah, maka menjadi seorang pemandu wisata adalah karier yang sangat tepat untukmu.
Temukan kesempatan baru untuk anda. Lihat semua yang terbaru Turisme / Agen Perjalanan pekerjaan

  • Penerjemah
Di era global saat ini, mempunyai kemampuan berbahasa asing yang mumpuni merupakan nilai plus yang sangat menguntungkan. Dengan menjadi penerjemah, kamu bisa lho menyelesaikan pekerjaanmu tanpa harus ke kantor. Bahkan kamu bisa menyelesaikan pekerjaan sembari berlibur sehingga jiwa petualangmu akan terpenuhi. Eits… tapi ingat lho, penerjemah yang dimaksud di sini adalah penerjemah tulisan bukan menjadi seorang intrepeter. Sama dengan penulis, modal seorang penerjemah hanya laptop dan kamus serta koneksi internet agar bisa menunjangmu untuk menemukan padanan kata terjemahan yang tepat.

  • Blogger
Bagi kamu yang senang travelling dan suka menulis, profesi blogger mungkin merupakan jawaban agar bisa mendapatkan penghasilan tambahan saat bepergian. Untuk menjadi blogger kamu hanya membutuhkan laptop dan koneksi internet yang stabil. Penghasilan seorang blogger didapatkan apabila kamu menyediakan space untuk pihak iklan beriklan produk mereka atau kamu bisa mencari sponsor yang membiayai blog-mu.

Langkah pertama untuk menjadi seorang blogger adalah sign up profil blog­ milikmu di salah satu platform penyedia blog, kamu bisa memilih platform gratis atau pun berbayar, contohnya Google Adsense. Lalu, janganlah sampai lupa untuk membuat account penyedia transfer uang online seperti PayPal agar kamu bisa mendapatkan penghasilan.

Untuk menjadi seorang blogger yang mendapatkan penghasilan kamu membutuhkan banyak waktu untuk mewujudkannya. Penghasilan yang didapatkan dari pemasangan iklan dalam sebuah blog mungkin tidak sama setiap bulannya dan butuh waktu beberapa bulan sampai blog milikmu mendapatkan sponsor. Membuat sebuah blog sangatlah mudah karena dibeberapa platform penyedia blog seperti WordPress dan Blogspot, mereka telah membuat panduan yang mudah dimengerti oleh para user.

  • Penulis Lepas
Di era teknologi yang semakin pesat, kebutuhan informasi pun juga ikut beralih haluan. Dulu, kita hanya bisa mengandalkan media cetak dan berita televise saja untuk mendapatkan kabar terkini dan sekarang dengan kemajuan teknologi, media online pun kini tumbuh subur dengan segmen mereka masing-masing.

Menjadi penulis lepas di sebuah media online bisa dijadikan pilihan untukmu bisa tetap bekerja walaupun sedang berlibur. Dengan mempunyai fleksibilitas waktu dan fleksibilitas tempat, kamu bisa bebas mengerjakan kerjaan menulis kapan pun dan di mana pun.

  • Bekerja di Tempat Pariwisata
Bekerja di tempat pariwisata sepertinya menjadi jawaban yang tepat agar kamu bisa menikmati suasana liburan sembari bekerja. Beberapa perusahaan yang bergerak di bidang pariwisata atau resor, kebanyakan mencari kandidat untuk menempati posisi resepsionis, koki atau di bidang pemasaran.

Beberapa contoh karier di atas hanyalah sebagian kecil kesempatan yang bisa kamu raih jika menginginkan pekerjaan yang bisa dilakukan ketika berlibur. Kamu juga bisa bekerja di kapal pesiar, berprofesi sebagai pramugari atau pun seorang konsultan bidang tertentu. Bahkan apabila pekerjaanmu yang sekarang sangat berpotensi untuk melakukan perjalanan dinas, kamu tidak perlu berganti karier agar bisa memenuhi jiwa traveler-mu.

Jadi, apa lagi yang kamu tunggu? Banyak tempat yang menunggu untuk kamu jelajahi. Go out there and explore!

Ini dia Jaminan Kecelakaan Kerja Dan Jaminan Kematian menurut (PP) Nomor 44 Tahun 2015 yang Wajib Anda Ketahui !!


LINK Kerja - Untuk melaksanakan ketentuan Pasal 33, 34 ayat (4), Pasal 45 ayat (3), dan Pasal 46 ayat (4) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional, Presiden Joko Widodo pada tanggal 30 Juni 2015 telah menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 44 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Kecelakaan Kerja Dan Jaminan Kematian.

Dalam PP ini ditegaskan, setiap Pemberi Kerja selain penyelenggara negara wajib mendaftarkan dirinya dan Pekerjanya sebagai Peserta dalam program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) kepada Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Setiap orang yang bekerja wajib mendaftarkan dirinya sebagai Peserta dalam program JKK dan JKM kepada BPJS Ketenagakerjaan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” bunyi Pasal 4 ayat (2) PP tersebut.

Menurut PP ini, peserta program JKK dan JKM terdiri dari: 
  1. Peserta penerima Upah yang bekerja pada Pemberi Kerja selain penyelenggara negara (meliputi: a. Pekerja pada perusahaan; b. Pekerja pada orang perseorangan; dan c. Orang asing yang bekerja di Indonesia paling singkat 6 (enam) bulan);
  2. Peserta bukan penerima upah (meliputi: a. Pemberi Kerja; b. Pekerja di luar hubungan kerja atau pekerja mandiri; dan c. Pekerja yang tidak termasuk huruf b yang bukan menerima upah).
Peserta yang pindah tempat kerja, menurut PP ini, wajib memberitahukan kepesertaannya kepada Pemberi Kerja tempat kerja baru dengan menunjukkan Kartu Peserta BPJS Ketenagakerjaan yang dimilikinya. Selanjutnya, Pemberi Kerja tempat kerja baru wajib meneruskan kepesertaan Pekerja dengan melaporkan Kartu Peserta BPJS Ketenagakerjaan dan membayar iuran kepada BPJS Ketenagakerjaan sejak Pekerja bekerja pada Pemberi Kerja tempat kerja baru.

“Dalam hal Pemberi Kerja belum melaporkan dan membayar Iuran maka bila terjadi risiko terhadap Pekerjanya, Pemberi Kerja wajib memberikan hak-hak Pekerja sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan Pemerintah ini,” bunyi Pasal 8 Ayat (3) Peraturan Pemerintah Nomor 44 Tahun 2015 ini.

Dalam hal Pemberi Kerja nyata-nyata lain tidak mendaftarkan Pekerjanya, menurut PP ini, Pekerja berhak mendaftarkan dirinya sendiri dalam program jaminan sosial kepada BPJS Ketengakerjaan sesuai program yang diwajibkan dalam penahapan kepesertaan.
“Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan mulai berlaku sejak nomor kepesertaan dikeluarkan oleh BPJS Ketenagakerjaan,” bunyi Pasal 10 ayat (6) PP ini.

Adapun Peserta yang bukan penerima Upah, wajib mendaftarkan dirinya kepada BPJS Ketenagakerjaan sesuai penahapan kepesertaan. Pendaftaran dimaksud dapat dilakukan secara sendiri-sendiri, melalui wadah, atau kelompok tertentu yang dibentuk oleh Peserta dengan mengisi formulir pendaftaran.
“BPJS Ketenagakerjaan wajib mengeluarkan Kartu Peserta BPJS Ketenagakerjaan paling lama 7 (tujuh) hari sejak formulir pendaftaran diterima secara lengkap dan benar, serta iuran pertama dibayar lunas. Kartu tersebut paling lama 3 (tiga) hari wajib diserahkan secara langsung kepada Peserta, melalui wadah, atau kelompok tertentu yang dibentuk oleh Peserta,” bunyi Pasal 12 ayat (1,2) Peraturan Pemerintah Nomor 44 Tahun 2015 itu.


Besaran Iuran
Mengenai iuran JKK bagi Peserta penerima Upah, menurut PP ini, dikelompokkan dalam 5 (lima) kelompok tingkat risiko lingkungan kerja, meliputi: a. tingkat risiko sangat rendah: 0,24%; b. Tingkat risiko rendah (0,54%); c. Tingkat risiko sedang: 0,89%; d. Tingkat risiko tinggi: 1,27%; dan e. Tingkat risiko sangat tinggi: 1,27%. Kesemuanya persentase itu dihitung dari Upah sebulan, yang terdiri atas Upah Pokok dan tunjangan tetap, dan wajib dibayar oleh Pemberi Kerja selain penyelenggara negara.

“Besarnya Iuran JKK bagi setiap perusahaan ditetapkan oleh BPJS Ketenagakerjaan dengan berpedoman pada kelompok tingkat risiko lingkungan kerja sebagaimana tercantum dalam Lampiran I yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari PP ini,” bunyi Pasal 16 ayat (2) PP No. 44 Tahun 2015 itu.

Adapun besaran iuran JKM bagi Peserta penerima Upah sebesar 0,30% dari Upah sebulan yang wajib dibayar oleh Pemberi Kerja.

Sementara Iuran JKK bagi Peserta bukan penerima Upah didasarkan pada nilai nominal tertentu dari penghasilan Peserta sebagaimana tercantum dalam Lampiran II yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari PP itu. Adapun iuran JKM bagi Peserta bukan penerima Upah adalah sebesar Rp 6.800,00.

PP ini menegaskan, Pemberi Kerja wajib menyetor iuran JKK dan JKM yang menjadi kewajibannya kepada BPJS Ketenagakerjaan paling lambat tanggal 15 bulan berikutnya dari bulan iuran yang bersangkutan. Keterlambatan pembayaran iuran bagi Pemberi Kerja dikenakan denda sebesar 2% dari iuran yang seharusnya dibayar Pemberi Kerja.

“Denda akibat keterlambatan pembayaran iuran ditanggung sepenuhnya oleh Pemberi Kerja, dan pembayarannya dilakukan sekaligus bersama-sama dengan penyetoran iuran bulan berikutnya,” bunyi Pasal 22 ayat (2) PP ini. (Pusdatin/ES)

Peraturan Gubernur Nomor 49 Tahun 2016 Tentang Pemberian Air Susu Ibu (ASI) Eksklusif bagi pegawai negeri sipil (PNS) yang melahirkan


LINK Kerja - Pemerintah Aceh mengeluarkan Peraturan Gubernur tentang Pemberian Air Susu Ibu (ASI) Eksklusif bagi pegawai negeri sipil (PNS) yang melahirkan. Kebijakan itu dituangkan melalui Peraturan Gubernur Nomor 49 Tahun 2016 yang ditandatangani Gubernur Zaini Abdullah pada 12 Agustus 2016. Dalam pergub itu, PNS perempuan hamil diberikan masa cuti 20 hari sebelum melahirkan dan enam bulan setelah kelahiran.

“Peraturan Gubernur ini bertujuan agar PNS yang perempuan bisa memberikan asi eksklusif untuk bayi, supaya bayi tetap sehat, kita ikut memberikan perhatian kepada ibu hamil dan melahirkan,” kata Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemerintah Aceh, Frans Delian, pada Senin, 15 Agustus 2016.

Peraturan Gubernur itu juga mengatur cuti bagi suami, selama tujuh hari sebelum dan sesudah sang istri melahirkan. “Mengatur juga sampai suami sebelum dan setelah melahirkan,” kata Frans. Peraturan Gubernur itu berlaku bagi semua yang bekerja di instansi pemerintah, PNS, honorer, dan tenaga kontrak.

Peraturan Gubernur cuti hamil dan melahirkan yang berpedoman pada Peraturan Nomor 33 Tahun 2012 tentang pemberian ASI eksklusif kepada bayi juga bertujuan menekan angka pertumbuhan bayi yang kecil atau stunting. Stunting merupakan kondisi yang menyebabkan anak-anak mengalami tubuh lebih pendek atau tidak sesuai dengan usia si anak.